Senin, 07 Oktober 2024

BALIK

Detik berdetak, Menit berminus
Jarum jam terus berputar seperti tak pernah berkesah.

Tapi wajah sejarah di dada dan kepalaku sama lelah nya. 
Bagai sehabis kerja mengelola sejuta harapan dan kenyataan, mencatat bertumpuk cita cita dan realita.

Siang hari, aku tengadah pada langit yang biru, secerah musim panas sambil bertanya tanya.
Malam hari, aku juga terkesima pada langit yang hitam, manis dengan bulan dan bintang nya juga sambil bertanya tanya.

Waktu memang sangat tidak bisa balik kembali, tapi momen momen indah, baik dan bahagia, bukan kah kita bisa saja mengulangnya?? 

*Puisi ini dibuat untuk menerima tantangan menunaikan ibadah puisi #akikberpuisi 14 September 2025

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PERNAH

Apa yang bisa dilakukan oleh si hari Minggu selain tertawa di bawah langit yang teduh ia bersumpah akan banyak hati bersimpuh memuji dan men...