Rabu, 11 Agustus 2021

Sesak hati

Dan selalu si sesak itu berkemas
Aku tau seperti biasa, kali ini
Akan berangkat sebelum fajar
Selalu ada bekas luka dihati walau telah berlalu
Malam terbahak, begitu konyol caranya datang dan pergi
"Adakah air mata menyakitimu? Adakah amarah menginjak injak kepalamu" malam terus bertanya ingin tau. Tapi sesak diam saja
Diantara Hela panjang dan istighfar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PERNAH

Apa yang bisa dilakukan oleh si hari Minggu selain tertawa di bawah langit yang teduh ia bersumpah akan banyak hati bersimpuh memuji dan men...