Mengais ngais jati diri di lubang waktu. Yang kutemui hanyalah keplinplanan dan orang lain. Bagaimana aku yang papa ini dapat bertahan menunggu merah senja atau bahkan sampai purnama. Hari ini tak kutemui sebungkus, tidak sesuap. Aku lapar.
Selasa, 18 Agustus 2015
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
PERNAH
Apa yang bisa dilakukan oleh si hari Minggu selain tertawa di bawah langit yang teduh ia bersumpah akan banyak hati bersimpuh memuji dan men...
-
Sungguh tak dapat dinafikan, bahwa manusia dengan manusia lainnya itu saling membutuhkan, sudah jadi teori umum yang kita pelaja...
-
Ketika kita punya teman, kalau dua orang sebut saja nama mereka Yang Lain (YL) dan satu lagi namanya Yang Lain Pula (YLP). Mereka ya...
-
Hmmm.. rasanya nggak sanggup kalau harus berhadapan dengan masa ini, masa pembuktian seberapa baik ilmu yang didapat oleh kita sebaga...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar